Minggu, 13 September 2009
Rabu, 26 Agustus 2009
Kamis, 06 Agustus 2009
Sepatu hak tinggi bikin payudara kendur
Sejak kecil, orangtua Anda pasti sudah mengajarkan untuk duduk tegak, jangan malas-malasan agar postur tubuh tetap bagus. Padahal, tanpa disadari, kegiatan sehari-hari kita saja bisa membuat postur tubuh buruk. Tahukah Anda bahwa tulang punggung yang membungkuk bisa berarti sakit punggung, perut buncit, bahkan payudara turun.
Kegiatan sehari-hari yang dilakukan dalam waktu lama tanpa sadar melatih postur membungkuk. Misal, ketika bekerja di depan komputer atau saat menyetir, kita cenderung membungkuk. Pada saat seperti ini, otot di bagian dada menjadi kaku sehingga menarik otot pundak. Jika ini terjadi dalam waktu lama dan sering, maka postur Anda akan membungkuk di masa depan. Apakah leher Anda pernah terasa sakit saat bekerja? Itu adalah hasil dari postur buruk. Membungkuk memberikan tekanan di bagian atas tulang punggung yang mengakibatkan sakit pada pundak, leher, dan punggung.
Postur buruk tak hanya berarti pundak yang membungkuk saja. Ketika kita terlalu sering duduk, otot di bagian depan panggul jadi pendek dan kaku karena jarang digunakan. Sementara itu, otot pada bokong ketika kita tak lagi bergerak, lupa berkontraksi. Perpaduan otot kencang di bagian depan panggul dan otot bokong yang lemah membuat pelvis terdorong ke depan. Hasilnya? Perut bagian bawah Anda akan maju, membuat perut Anda terlihat besar, bahkan jika Anda tak memiliki lemak berlebih di bagian tersebut.
Yang makin memperparah keadaan adalah sepatu hak tinggi. Rachel Cosgrove, C S C S, penasihat kebugaran Women’s Health, mengatakan, hak tinggi membuat otot pergelangan kaki tegang. Hal ini akan mengakibatkan otot tegang dan keras ke seluruh otot kaki hingga punggung bagian bawah. Hasil dari keadaan ini adalah membuat Anda membungkuk lebih parah. Dengan demikian, hal itu membuat payudara kehilangan bentuknya sehingga terlihat tidak indah.
Tubuh kita adalah sebuah rangkaian otot yang saling berhubungan dari ujung kepala hingga ujung kaki. Jika Anda bermasalah di satu area tubuh, maka tak heran jika terjadi masalah juga di bagian lain tubuh Anda. Berikut adalah 3 cara untuk memperbaiki postur tubuh dari David Zinczeko, seorang pakar kebugaran.
- Usahakan untuk duduk tegak sebisa mungkin selama mungkin. Terdengar umum? Jangan remehkan karena ini hal yang sulit dibiasakan. Caranya, ingatkan diri Anda untuk duduk tegak, tarik pundak Anda ke bawah, bayangkan bahwa Anda ingin membuat jarak sejauh-jauhnya antara telinga dan pundak, cobalah untuk menahan posisi tersebut selama mungkin. Bayangkan ada benang yang menarik dada Anda dari atap. Kencangkan perut Anda, seakan-akan bersiap ada yang mau memukul perut Anda, tapi bernapaslah dengan normal. Rasanya sulit pada pertamanya, tapi tetaplah berlatih karena akan terasa biasa setelah lama-kelamaan. Bonusnya, punggung Anda tak akan terasa sakit lagi.
- Latih otot pinggul. Berbaringlah di lantai, tekuk lutut, biarkan telapak kaki rata dengan lantai. Letakkan tangan di sisi tubuh. Kencangkan otot bokong, lalu angkat pinggul hingga membentuk garis lurus dari pundak ke lutut. Tahan posisi ini hingga 5 detik, lalu turunkan ke posisi awal. Lakukan 2-3 set dengan pengulangan 12 kali per hari.
- Regangkan dada. Tempelkan telapak tangan kanan pada kusen pintu dengan siku menekuk 90 derajat, lalu mundur tetap dengan telapak menempel, hingga terasa ada tarikan di dada dan pundak. Tahan hingga 30 detik. Kembali ke posisi awal. Lalu lakukan hal yang sama dengan tangan kiri, lakukan 4 set sehari.
KOMPAS.com: http://id.news.yahoo.com/kmps/
Jumat, 24 Juli 2009
KENAPA HANDPHONE TIDAK BOLEH DIHIDUPKAN DI PESAWAT TERBANG
Please, dibaca dengan cermat dan dipraktekkan dengan sebaik-baiknya
Rakyat High-Class, Tapi.....
Saya sedih mendengar terbakarnya pesawat Garuda , GA 200 pada tanggal 7 Maret 2007, pukul 07.00 pagi, jurusan Jakarta-Yogyakarta di Bandara Adisucipto. Kejadian itu sungguh menyayat hati dan perasaan.
Kemudian saya teringat beberapa bulan yang lalu terbang ke Batam dengan menggunakan pesawat Garuda juga. Di dalam pesawat duduk disamping saya seorang warga Jerman. Pada saat itu dia merasa sangat gusar dan terlihat marah, karena tiba-tiba mendengar suara handphone tanda sms masuk dari salah satu penumpang, dimana pada saat itu pesawat dalam posisi mau mendarat. Orang ini terlihat ingin menegur tetapi tidak berdaya karena bukan merupakan tugasnya.
Langsung saya tanya kenapa tiba-tiba dia bersikap seperti itu, kemudian dia bercerita bahwa dia adalah manager salah satu perusahaan industri, dimana dia adalah supervisor khusus mesin turbin. Saat dia melaksanakan tugasnya tiba-tiba mesin turbin mati, setelah diselidiki ternyata ada salah satu petugas sedang menggunaka HP didalam ruangan mesin turbin.
Orang Jerman ini menjelaskan bahwa apabila frekwensi HP dengan mesin turbin ini kebetulan sama dan sinergi ini akan berakibat mengganggu jalannya turbin tersebut, lebih fatal lagi berakibat turbin bisa langsung mati.
Cerita ini langsung saya kaitkan dengan peristiwa diatas, kalau saya tidak salah mendengar mesin pesawat tiba-tiba mati pada saat mau mendarat.
Mudah-mudahan peristiwa ini bukan akibat HP penumpang. Semoga tulisan ini bermanfaat untuk masyarakat yang sering bepergian dengan
pesawat.(KOMPAS)
Rakyat kita ini memang High class.. Handphone nya Mahal, Transportasi pake pesawat. Tapi bodohnya gak ketulungan.
Ada yang gak tau kenapa larangan itu dibuat, ada yang tau tapi tetap gak peduli. Orang indonesia harus selalu belajar dengan cara yang keras.
Buat yang belum tahu, kenapa Gak boleh menyalakan Handphone di pesawat, berikut penjelasannya:
Sekedar untuk informasi saja, mungkin rekan-rekan semua sudah mendengar berita mengenai kecelakaan pesawat yang baru "take-off" dari Lanud Polonia-Medan. Sampai saat ini penyebab kejadian tersebut belum diketahui dengan pasti.
Mungkin sekedar sharing saja buat kita semua yang memiliki dan menggunakan ponsel/telpon genggam atau apapun istilahnya.Ternyata menurut sumber informasi yang didapat dari ASRS (Aviation Safety Reporting System) bahwa ponsel mempunyai kontributor yang besar terhadap keselamatan penerbangan. Sudah banyak kasus kecelakaan pesawat terbang yang terjadi akibatkan oleh ponsel. Mungkin informasi dibawah ini dapat bermanfaat untuk kita semua, terlebih yang sering menggunakan pesawat terbang.
Contoh kasusnya antara lain:
Pesawat Crossair dengan nomor penerbangan LX498 baru saja "take-off" dari bandara Zurich , Swiss. Sebentar kemudian pesawat menukik jatuh. Sepuluh penumpangnya tewas. Penyelidik menemukan bukti adanya gangguan sinyal ponsel terhadap sistem kemudi pesawat.
Sebuah pesawat Slovenia Air dalam penerbangan menuju Sarajevo melakukan pendaratan darurat karena sistem alarm di kokpit penerbang terus meraung-raung. Ternyata, sebuah ponsel di dalam kopor dibagasi lupa dimatikan, dan menyebabkan gangguan terhadap sistem navigasi.
Boeing 747 Qantas tiba-tiba miring ke satu sisi dan mendaki lagi setinggi 700 kaki justru ketika sedang "final approach" untuk "landing" di bandara Heathrow, London . Penyebabnya adalah karena tiga penumpang belum mematikan komputer, CD player, dan electronic game masing-masing (The Australian, 23-9-1998).
Seperti kita tahu di Indonesia? Begitu roda-roda pesawat menjejak landasan,langsung saja terdengar bunyi beberapa ponsel yang baru saja diaktifkan.
Para "pelanggar hukum" itu seolah-olah tak mengerti, bahwa perbuatan mereka dapat mencelakai penumpang lain, disamping merupakan gangguan (nuisance)terhadap kenyamanan orang lain..
Dapat dimaklumi, mereka pada umumnya memang belum memahami tatakramamenggunakan ponsel, disamping juga belum mengerti bahaya yang dapat ditimbulkan ponsel dan alat elektronik lainnya terhadap sistem navigasi dan kemudi pesawat terbang. Untuk itulah ponsel harus dimatikan, tidak hanya di-switch agar tidak berdering selama berada di dalam pesawat.
Berikut merupakan bentuk ganguan-gangguan yang terjadi di pesawat: Arah terbang melenceng, Indikator HSI (Horizontal Situation Indicator) terganggu , Gangguan penyebab VOR (VHF Omnidirectional Receiver) tak terdengar, Gangguan sistem navigasi, Gangguan frekuensi komunikasi, Gangguan indikator bahan bakar, Gangguan sistem kemudi otomatis, Semua gangguan diatas diakibatkan oleh ponsel, sedangkan gangguan lainnya seperti Gangguan arah kompas komputer diakibatkan oleh CD & game Gangguan indikator CDI (Course Deviation Indicator) diakibatkan oleh gameboy. Semua informasi diatas adalah bersumber dari ASRS.
Dengan melihat daftar gangguan diatas kita bisa melihat bahwa bukan saja ketika pesawat sedang terbang, tetapi ketika pesawat sedang bergerak di landasan pun terjadi gangguan yang cukup besar akibat penggunaan ponsel. Kebisingan pada headset para penerbang dan terputus-putusnya suara mengakibatkan penerbang tak dapat menerima instruksi dari menara pengawas dengan baik.
Untuk diketahui, ponsel tidak hanya mengirim dan menerima gelombang radio melainkan juga meradiasikan tenaga listrik untuk menjangkau BTS (Base Transceiver Station). Sebuah ponsel dapat menjangkau BTS yang berjarak 35 kilometer. Artinya, pada ketinggian 30.000 kaki, sebuah ponsel bisa menjangkau ratusan BTS yang berada dibawahnya. (Di Jakarta saja diperkirakan ada sekitar 600 BTS yang semuanya dapat sekaligus terjangkau oleh sebuah ponsel aktif di pesawat terbang yang sedang bergerak di atas Jakarta ).
(Varis/pertamina) Sebagai mahluk modern, sebaiknya kita ingat bahwa pelanggaran hukum adalah juga pelanggaran etika. Tidakkah kita malu dianggap sebagai orang yang tidak peduli akan keselamatan orang lain, melanggar hukum, dan sekaligus tidak tahu tata krama?
Sekiranya bila kita naik pesawat, bersabarlah sebentar. Semua orang tahu kita memiliki ponsel. Semua orang tahu kita sedang bergegas. Semua orang tahu kita orang penting. Tetapi, demi keselamatan sesama, dan demi sopan santun menghargai sesama, janganlah mengaktifkan ponsel selama di dalam pesawat terbang.
Jumat, 05 Juni 2009
Satu Kisah Tragedi Tsunami 26 Desember 2004
Mengikuti Kejuaraan Kempo se-Aceh
Pagi itu adalah hari ketiga Kejuaraan Walikota Cup II Kempo, saya dan teman pasangan saya main masuk Final kelas Embu Pasangan Putra (Kyu-I). Saat hampir sampai di GOR KONI Banda Aceh, saya merasakan motor saya oleng jalannya lalu kita berhenti krn saya berpikir bocor ban motor saya. Tapi goyangan bertambah kencang sampai-sampai kita tidak bisa berdiri dan duduk lagi, maka kami baru sadar bahwa goyangan itu adalah Gempa Bumi yang begitu kuat hentakannya yang belakangan baru kita tahu dari info Televisi berkekuatan 8,9 SR.
Swalayan Pante Pirak rubuh
Kami melihat teman2 kenshi dan orang2 berhamburan lari keluar dari Gedung-gedung bertingkat tinggi. Kemudian ramai-ramai kumpul bersama jauh dari bangunan2 gedung sambil mengucapkan doa2. Ada juga yang menangis histeris ketakutan khususnya cewek-cewek pramuniaga yang bekerja di Swalayan Pante Pirak disamping kantor KONI yang keluar dari sana beramai-ramai. Setelah gempa agak sedikit reda, tiba-tiba diiringi suara krek-krek-krek...buummm...sebahagian gedung Swalayan Pante Pirak itu rubuh sampai ke lantai dasar dan pramuniaga-pramuniaga tadi tambah histeris tangis mereka karena ketakutan dan sedih kalo2 masih ada teman2 mereka yang masih tinggal di dalam swalayan tersebut.
Melihat dari akibat gempa tersebut saya minta izin pulang kerumah pada Simpei saya (kakak seperguruan) dan dalam hitungan 5 menit saya sudah sampai dirumah padahal rumah tempat tinggal saya jauh dari kota dengan jarak ± 5 Km. Lega rasanya melihat kondisi orang tua, kakak dan rumah tidak apa2 tidak ada kerusakan yang berarti cuma pagar yang baru dibangun disamping rumah rubuh karena belum sempat dicor tiang sudut pagar tsb. Kemudian saya membereskan rumah meletakkan barang2 elektronik ke lantai untuk berjaga2 kalau akan ada kemungkinan gempa susulan berikutnya.
Air laut naik - air laut naik...
Tempat tinggal saya berada di desa Ulee-Lheue tepat di ujung barat kota Banda Aceh langsung berbatasan dengan bibir pantai laut Selat Malaka dan Samudera Hindia. Selagi saya membereskan perabotan rumah, tiba2 orang-orang berteriak-teriak “air laut naik - air laut naik….!! ” Semua orang panik berlarian kejalan raya. Saya masih belum percaya dengan teriakan tsb, lalu saya cepat2 naik ke lantai dua untuk memastikannya. Tapi air yang dimaksud tak nampak dari pandangan mata saya, mungkin karena terhalang oleh rumah2 tetangga atau penglihatan saya yang tidak fokus lagi oleh situasi panik saat itu. kemudian saya turun dan keluar ke halaman rumah. Saya sangat terkejut melihat air meluap besar sudah sampai di depan lorong rumah tetangga dari arah laut kira-kira
10 meter dengan rumah kami. Orang2 berlarian panik, ayah saya yang sakit terus berjalan dengan tongkatnya ke arah masjid diikuti oleh bunda yang menggendong cucu dan kakak menggendong anaknya (keponakan saya). Melihat situasi yang tidak memungkinkan lagi saat itu, saya mengambil inisiatif naik motor terus tancap gas sendiri dan saya sempat ajak anak tetangga yang sedang lari dijalan untuk naik motor saya, lalu saya tancap gas lagi ke arah kota.
Gelombang Besar dan Sangat Tinggi
Kira-kira 200 meter kami lari, Allahu Akbar saya melihat sebelah kiri arah laut Gelombang Besar dan Sangat Tinggi setinggi pohon kelapa ± 10 meter. Melihat hal tsb saya menambah kecepatan gas mencoba mendahului Gelombang tsb tetapi ternyata didepan kami sudah melintang luapan air laut yang melintasi jalan raya. Saya pasrah tidak punya pilihan lain tetap menambah kecepatan untuk mendahului Gelombang Besar tsb, setelah berhasil melewati luapan air melintas jalan tadi saya mau tancap gas lagi tapi tiba-tiba...Allahu Akbar!!! Gelombang tadi sudah disamping saya dan menghantam semua apa yang ada didepannya tanpa terkecuali. Saya merasakan tubuh berputar-putar digulung ombak tsb, timbul tenggelam sampai jauh dan saya menahan nafas mencoba bertahan dalam hempasan-hempasan gelombang tsb dan pasrah sambil berdoa didalam lubuk hati mengucap Lailahaillallah terus..., mohon diampuni dosa-dosa saya yang lalu. Saat itu saya terbayang masa-masa lalu hidup saya, teringat pada orang tua, sanak saudara, teman2 bermain waktu kecil hingga dewasa yang akan saya tinggalkan semuanya..., sampai saya tidak bisa menahan nafas lagi dan saya mengucapkan Dua Kalimah Syahadah..
Melihat kasur kapuk yang masih baru
Saya hilang ingatan beberapa saat, kemudian tiba-tiba timbul kepermukaan air. Saya sadar kembali lalu menghirup udara lagi dengan terengah-engah mencoba berenang mengikuti arus, tiba tiba saya melihat kasur kapuk lewat yang masih baru, saya kejar berenang menangkapnya dan saya naik keatas kasur tersebut dalam posisi telungkup.
Atas pertolongan Allah SWT diatas kasur itulah saya selamat meskipun saya sempat digulung-gulung lagi oleh gelombang besar yang terakhir. Sampai pada kawasan perumahan penduduk dekat dengan Simpang Tiga Pemancar, Setui-Surien yang berjarak 3,5 Km dari tempat tinggal saya. Air sudah mulai reda, saya berenang kesalah satu rumah lalu naik keatapnya, diatas atap tersebut sudah ada beberapa orang yang selamat. Setelah menunggu beberapa saat air laut surut, kami turun dan mencari pertolongan bersama.
Mencari sanak saudara yang selamat
Dalam masa darurat musibah gempa dan Tsunami tsb kami tidur di salah satu Masjid di kawasan Blower yang menampung sebagian pengungsi dari sekitar masjid tersebut sambil memulihkan sakit dan cedera yang saya alami.
Pada hari ke-5 paska Bencana tsb baru saya telah pulih dari sakit dan dengan beberapa orang kami mencari keluarga di Pusat Pengungsian Bencana di sekitar Stasiun TVRI di Ghu Gajah arah Ketapang-Mata Ie. Sampai di sana kami bertanya kesana kemari, dan ada khabar bahwa hanya Ayah saya yang selamat dari Tsunami itu meskipun beliau sudah tua dan sudah pernah strouk berat tapi Allah masih memberikan kesempatan hidup pada beliau. Hari ke-5 saya berjumpa dengan adik dibawah saya dan hari ke-7 baru berjumpa dengan Ayah dan adik yang terakhir di komplek Perumahan Arun, di Batuphat-Lhokseumawe di rumah paman dari adik Bunda. Sedangkan adik perempuan saat itu tidak berada di Aceh karena dia sedang mencoba mencari rezki bekerja di negeri jiran, Malaysia. Beberapa bulan kemudian adik perempuan saya itu baru bisa pulang ke Aceh karena sebelumnya masa kontrak kerjanya belum habis dan kami bisa berkumpul kembali meskipun Bunda, kakak dan 2 keponakan dan famili2 kami sudah tiada lagi, telah di panggil kembali Kehadirat Illahi.. “Innalillahi Wainna Ilaihi Raji’un..” Hanya doa yang bisa kupanjatkan Kehadirat MU ya Allah, Semoga diberi tempat yang layak di sisi-Mu dan ampunan atas dosa-dosa kami dan dosa-dosa Orang tua kami, Bunda, kakak, keponakan2 kami, nenek dan saudara-saudara kami semua..Amiiin....Ya Rabbal’alamin..!
By afif_sans / Bireuen, 05 Juni 2009
Kamis, 04 Juni 2009
INTERNET DI BIREUEN NGADAT LAGI...?
Beberapa bulan terakhir ini jaringan internet di wilayah Bireuen-NAD sering sekali mati alias offline, hal tersebut sangat mengganggu aktifitas beberapa Warnet (warung internet) yang baru beroperasi di wilayah tersebut. Jaringan internet yang mereka gunakan adalah dari salah satu penyedia jasa Telekomunikasi Nasional yang satu satunya jaringan koneksi melalui kabel telepon rumah/tetap.
Terputusnya jaringan tersebut juga sangat dirasakan oleh konsumen (pengguna jasa internet) pribadi, kantor pemerintahan, kantor swasta dan lainnya. Selain itu jaringan di wilayah ini masih lambat atau kurang cepat, hal ini mungkin beberapa pengguna jasa belum memanfaatkan fasilitas khusus internet. Dari beberapa informasi harga khusus untuk fasilitas fiture jaringan tersebut mahal/sangat mahal per bulannya, apalagi bagi beberapa warnet yang terbilang baru beroperasi disana. Makanya warnet warnet tersebut tidak membeli atau tidak mau memakai fasilitas fiture tersebut.
Maka kita sangat berharap ada perubahan dan peningkatan pelayanan yang sesuai dengan perkembangan zaman glabalisasi saat ini dari instansi BUMN tersebut dalam melayani konsumen mereke, baik itu dari konsumen umum, swasta, kampus2, kantor pemerintahan maupun pengelola jasa warnet dll. Jangan sampai konsumen2 tsb memutuskan kerjasamanya dan mencari kemungkinan jaringan baru dari Inter-Koneksi antar kota lainnya dengan hasil yang lebih maksimal dan pelayanan yang memuaskan tentunya.
by afif_sans / 05Juni2009